10. Kerajaan Sunda (669-1579 M)
Kerajaan Sunda (669-1579 M), menurut naskah Wangsakerta merupakan kerajaan yang berdiri menggantikan kerajaan Tarumanagara. Kerajaan Sunda didirikan oleh Tarusbawa pada tahun 591 Caka Sunda (669 M). Menurut sumber sejarah primer yang berasal dari abad ke-16, kerajaan ini merupakan suatu kerajaan yang meliputi wilayah yang sekarang menjadi Provinsi Banten, Jakarta, Provinsi Jawa Barat , dan bagian barat Provinsi Jawa Tengah.
Berdasarkan naskah kuno primer Bujangga Manik (yang menceriterakan perjalanan Bujangga Manik, seorang pendeta Hindu Sunda yang mengunjungi tempat-tempat suci agama Hindu di Pulau Jawa dan Bali pada awal abad ke-16), yang saat ini disimpan pada Perpustakaan Boedlian, Oxford University, Inggris sejak tahun 1627), batas Kerajaan Sunda di sebelah timur adalah Ci Pamali ("Sungai Pamali", sekarang disebut sebagai Kali Brebes) dan Ci Serayu (yang saat ini disebut Kali Serayu) di Provinsi Jawa Tengah.
9. Kerajaan Kanjuruhan (Abad ke-6 M)
Kanjuruhan adalah sebuah kerajaan bercorak Hindu di Jawa Timur, yang pusatnya berada di dekat Kota Malang sekarang. Kanjuruhan diduga telah berdiri pada abad ke-6 Masehi (masih sezaman dengan Kerajaan Taruma di sekitar Bekasi dan Bogor sekarang). Bukti tertulis mengenai kerajaan ini adalah Prasasti Dinoyo. Rajanya yang terkenal adalah Gajayana. Peninggalan lainnya adalah Candi Badut dan Candi Wurung.
8. Kerajaan Kalingga (Abad ke-6 M)
Kalingga adalah sebuah kerajaan bercorak Hindu di Jawa Tengah, yang pusatnya berada di daerah Kabupaten Jepara sekarang. Kalingga telah ada pada abad ke-6 Masehi dan keberadaannya diketahui dari sumber-sumber Tiongkok. Kerajaan ini pernah diperintah oleh Ratu Shima, yang dikenal memiliki peraturan barang siapa yang mencuri, akan dipotong tangannya.
Putri Maharani Shima, Parwati, menikah dengan putera mahkota Kerajaan Galuh yang bernama Mandiminyak, yang kemudian menjadi raja kedua dari Kerajaan Galuh.
Maharani Shima memiliki cucu yang bernama Sanaha yang menikah dengan raja ketiga dari Kerajaan Galuh, yaitu Brantasenawa. Sanaha dan Bratasenawa memiliki anak yang bernama Sanjaya yang kelak menjadi raja Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh (723-732 M).
Setelah Maharani Shima meninggal di tahun 732 M, Sanjaya menggantikan buyutnya dan menjadi raja Kerajaan Kalingga Utara yang kemudian disebut Bumi Mataram, dan kemudian mendirikan Dinasti/Wangsa Sanjaya di Kerajaan Mataram Kuno.
Kekuasaan di Jawa Barat diserahkannya kepada putranya dari Tejakencana, yaitu Tamperan Barmawijaya alias Rakeyan Panaraban.
Kemudian Raja Sanjaya menikahi Sudiwara puteri Dewasinga, Raja Kalingga Selatan atau Bumi Sambara, dan memiliki putra yaitu Rakai Panangkaran.
7. Kerajaan Barus (Abad ke-6 M)
Kesultanan Barus merupakan kelanjutan kerajaan di Barus paska masuknya Islam ke Barus. Islam masuk ke Barus pada awal-awal munculnya agama Islam di semenanjung Arab.
Dalam sebuah penggalian arkeologi, ditemukan Makam Mahligai sebuah perkuburan bersejarah Syeh Rukunuddin dan Syeh Usuluddin yang menandakan masuknya agama Islam pertama ke Indonesia pada Abad ke VII Masehi di Kecamatan Barus.
Kuburan ini panjangnya kira-kira 7 meter dihiasi oleh beberapa batu nisan yang khas dan unik dengan bertulisan bahasa Arab, Tarikh 48 H dan Makam Mahligai merupakan Objek Wisata Religius bagi umat Islam se-Dunia yang Letaknya 75 Km dari Sibolga dan 359 Km dari Kota Medan.
Raja pertama yang menjadi muslim adalah Raja Kadir yang kemudian diteruskan kepada anak-anaknya yang kemudian bergelar Sultan.
Raja Kadir merupakan penerus kerajaan yang telah turun-temurun memerintah Barus dan merupakan keturunan Raja Alang Pardosi, pertama sekali mendirikan pusat Kerajaaannya di Toddang (tundang), Tukka, Pakkat - juga dikenal sebagai negeri Rambe, yang bermigrasi dari Balige dari marga Pohan.
Pada abad ke-6, telah berdiri sebuah otoritas baru di Barus yang didirikan oleh Sultan Ibrahimsyah yang datang dari Tarusan, Minang, keturunan Batak dari kumpulan marga Pasaribu, yang akhirnya membentuk Dulisme kepemimpinan di Barus.
6. Kerajaan Tarumanegara (358-669 M)
Tarumanagara atau Kerajaan Taruma adalah sebuah kerajaan yang pernah berkuasa di wilayah barat pulau Jawa pada abad ke-4 hingga abad ke-7 M. Taruma merupakan salah satu kerajaan tertua di Nusantara yang meninggalkan catatan sejarah. Dalam catatan sejarah dan peninggalan artefak di sekitar lokasi kerajaan, terlihat bahwa pada saat itu Kerajaan Taruma adalah kerajaan Hindu beraliran Wisnu.
Bila menilik dari catatan sejarah ataupun prasasti yang ada, tidak ada penjelasan atau catatan yang pasti mengenai siapakah yang pertama kalinya mendirikan kerajaan Tarumanegara. Raja yang pernah berkuasa dan sangat terkenal dalam catatan sejarah adalah Purnawarman. Pada tahun 417 ia memerintahkan penggalian Sungai Gomati dan Candrabaga (Kali Bekasi) sepanjang 6112 tombak (sekitar 11 km). Selesai penggalian, sang prabu mengadakan selamatan dengan menyedekahkan 1.000 ekor sapi kepada kaum brahmana.
Bukti keberadaan Kerajaan Taruma diketahui dengan tujuh buah prasasti batu yang ditemukan. Empat di Bogor, satu di Jakarta dan satu di Lebak Banten. Dari prasasti-prasasti ini diketahui bahwa kerajaan dipimpin oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358 M dan beliau memerintah sampai tahun 382 M. Makam Rajadirajaguru Jayasingawarman ada di sekitar sungai Gomati (wilayah Bekasi). Kerajaan Tarumanegara ialah kelanjutan dari Kerajaan Salakanagara.
5. Kerajaan Kutai Martadipura (350-400 M)
Kutai Martadipura adalah kerajaan bercorak Hindu di Nusantara yang memiliki bukti sejarah tertua. Kerajaan ini terletak di Muara Kaman, Kalimantan Timur, tepatnya di hulu sungai Mahakam. Nama Kutai diambil . Nama Kutai diberikan oleh para ahli mengambil dari nama tempat ditemukannya prasasti yang menunjukkan eksistensi kerajaan tersebut. Tidak ada prasasti yang secara jelas menyebutkan nama kerajaan ini dan memang sangat sedikit informasi yang dapat diperoleh.
4. Kerajaan Sekala Brak (Abad ke-3 M)
Sekala Brak (Baca: Sekala Bekhak) adalah sebuah kerajaan yang bercirikan Hindu dan dikenal dengan Kerajaan Sekala Brak Hindu yang setelah kedatangan Empat Umpu dari Pagaruyung yang menyebarkan agama Islam kemudian berubah menjadi Kepaksian Sekala Brak, terletak di kaki Gunung Pesagi (gunung tertinggi di Lampung) Yang menjadi cikal-bakal suku bangsa etnis Lampung saat ini.
3. Kerajaan Melayu Tua Jambi (Abad ke-2 M)
Dharmasraya merupakan nama ibukota dari sebuah Kerajaan Melayu di Sumatera, nama ini muncul seiring dengan melemahnya kerajaan Sriwijaya setelah serangan Rajendra Coladewa raja Chola dari Koromandel pada tahun 1025.
Dalam naskah berjudul Chu-fan-chi karya Chau Ju-kua tahun 1225 disebutkan bahwa negeri San-fo-tsi memiliki 15 daerah bawahan, yaitu Che-lan (Kamboja), Kia-lo-hi (Grahi, Ch'ai-ya atau Chaiya selatan Thailand sekarang), Tan-ma-ling (Tambralingga, selatan Thailand), Ling-ya-si-kia (Langkasuka, selatan Thailand), Ki-lan-tan (Kelantan), Ji-lo-t'ing (Cherating, pantai timur semenanjung malaya), Tong-ya-nong (Terengganu), Fo-lo-an (muara sungai Dungun, daerah Terengganu sekarang), Tsien-mai (Semawe, pantai timur semenanjung malaya), Pa-t'a (Sungai Paka, pantai timur semenanjung malaya), Pong-fong (Pahang), Lan-mu-li (Lamuri, daerah Aceh sekarang), Kien-pi (Jambi), Pa-lin-fong (Palembang), Sin-to (Sunda), dan dengan demikian, wilayah kekuasaan San-fo-tsi membentang dari Kamboja, Semenanjung Malaya, Sumatera sampai Sunda.
2. Kerajaan Salakanagara (130-362 M)
Kerajaan ini adalah kerajaan yang pertama di daerah Jawa Barat yang pernah tercatat oleh sejarah. Salakanagara, berdasarkan Naskah Wangsakerta Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara (yang disusun sebuah panitia dengan ketuanya Pangeran Wangsakerta) diperkirakan merupakan kerajaan paling awal yang ada di Nusantara).
Nama ahli dan sejarawan yang membuktikan bahwa tatar Banten memiliki nilai-nilai sejarah yang tinggi, antara lain adalah Husein Djajadiningrat, Tb. H. Achmad, Hasan Mu’arif Ambary, Halwany Michrob dan lain-lainnya. Banyak sudah temuan-temuan mereka disusun dalam tulisan-tulisan, ulasan-ulasan maupun dalam buku. Belum lagi nama-nama seperti John Miksic, Takashi, Atja, Saleh Danasasmita, Yoseph Iskandar, Claude Guillot, Ayatrohaedi, Wishnu Handoko dan lain-lain yang menambah wawasan mengenai Banten menjadi tambah luas dan terbuka dengan karya-karyanya dibuat baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.
Pendiri Salakanagara, Dewawarman adalah duta keliling, pedagang sekaligus perantau dari Pallawa, Bharata (India) yang akhirnya menetap karena menikah dengan puteri penghulu setempat.
1. Kerajaan Kandis (sebelum Masehi)
Kerajaan ini diperkirakan berdiri pada 1 Sebelum Masehi, mendahului berdirinya kerajaan Moloyou atau Dharmasraya di Sumatera Tengah. Dua tokoh yang sering disebut sebagai raja kerajaan ini adalah Patih dan Tumenggung.
Maharaja Diraja, pendiri kerajaan ini, sesampainya di Bukit Bakau membangun sebuah istana yang megah yang dinamakan dengan Istana Dhamna. Putra Maharaja Diraja bernama Darmaswara dengan gelar Mangkuto Maharaja Diraja (Putra Mahkota Maharaja Diraja) dan gelar lainnya adalah Datuk Rajo Tunggal (lebih akrab dipanggil). Datuk Rajo Tunggal memiliki senjata kebesaran yaitu keris berhulu kepala burung garuda yang sampai saat ini masih dipegang oleh Danial gelar Datuk Mangkuto Maharajo Dirajo. Datuk Rajo Tunggal menikah dengan putri yang cantik jelita yang bernama Bunda Pertiwi. Bunda Pertiwi bersaudara dengan Bunda Darah Putih. Bunda Darah Putih yang tua dan Bunda Pertiwi yang bungsu. Setelah Maharaja Diraja wafat, Datuk Rajo tunggal menjadi raja di kerajaan Kandis. Bunda Darah Putih dipersunting oleh Datuk Bandaro Hitam. Lambang kerajaan Kandis adalah sepasang bunga raya berwarna merah dan putih.
sumber:
http://mozaikminang.wordpress.com/
http://ahmadsamantho.wordpress.com/
http://kaskus.us/
http://buaypernong.blogspot.com/
http://en.wikipedia.org/
http://id.wikipedia.org/
http://melayuonline.com/
http://pariwisata.lampung.go.id/
http://mediaranahjaya.blogspot.com/
bilamana ada kesalahan dalam artikel ini mohon diralat, terima kasih.
Kerajaan Sunda (669-1579 M), menurut naskah Wangsakerta merupakan kerajaan yang berdiri menggantikan kerajaan Tarumanagara. Kerajaan Sunda didirikan oleh Tarusbawa pada tahun 591 Caka Sunda (669 M). Menurut sumber sejarah primer yang berasal dari abad ke-16, kerajaan ini merupakan suatu kerajaan yang meliputi wilayah yang sekarang menjadi Provinsi Banten, Jakarta, Provinsi Jawa Barat , dan bagian barat Provinsi Jawa Tengah.
Berdasarkan naskah kuno primer Bujangga Manik (yang menceriterakan perjalanan Bujangga Manik, seorang pendeta Hindu Sunda yang mengunjungi tempat-tempat suci agama Hindu di Pulau Jawa dan Bali pada awal abad ke-16), yang saat ini disimpan pada Perpustakaan Boedlian, Oxford University, Inggris sejak tahun 1627), batas Kerajaan Sunda di sebelah timur adalah Ci Pamali ("Sungai Pamali", sekarang disebut sebagai Kali Brebes) dan Ci Serayu (yang saat ini disebut Kali Serayu) di Provinsi Jawa Tengah.
9. Kerajaan Kanjuruhan (Abad ke-6 M)
Kanjuruhan adalah sebuah kerajaan bercorak Hindu di Jawa Timur, yang pusatnya berada di dekat Kota Malang sekarang. Kanjuruhan diduga telah berdiri pada abad ke-6 Masehi (masih sezaman dengan Kerajaan Taruma di sekitar Bekasi dan Bogor sekarang). Bukti tertulis mengenai kerajaan ini adalah Prasasti Dinoyo. Rajanya yang terkenal adalah Gajayana. Peninggalan lainnya adalah Candi Badut dan Candi Wurung.
8. Kerajaan Kalingga (Abad ke-6 M)
Kalingga adalah sebuah kerajaan bercorak Hindu di Jawa Tengah, yang pusatnya berada di daerah Kabupaten Jepara sekarang. Kalingga telah ada pada abad ke-6 Masehi dan keberadaannya diketahui dari sumber-sumber Tiongkok. Kerajaan ini pernah diperintah oleh Ratu Shima, yang dikenal memiliki peraturan barang siapa yang mencuri, akan dipotong tangannya.
Putri Maharani Shima, Parwati, menikah dengan putera mahkota Kerajaan Galuh yang bernama Mandiminyak, yang kemudian menjadi raja kedua dari Kerajaan Galuh.
Maharani Shima memiliki cucu yang bernama Sanaha yang menikah dengan raja ketiga dari Kerajaan Galuh, yaitu Brantasenawa. Sanaha dan Bratasenawa memiliki anak yang bernama Sanjaya yang kelak menjadi raja Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh (723-732 M).
Setelah Maharani Shima meninggal di tahun 732 M, Sanjaya menggantikan buyutnya dan menjadi raja Kerajaan Kalingga Utara yang kemudian disebut Bumi Mataram, dan kemudian mendirikan Dinasti/Wangsa Sanjaya di Kerajaan Mataram Kuno.
Kekuasaan di Jawa Barat diserahkannya kepada putranya dari Tejakencana, yaitu Tamperan Barmawijaya alias Rakeyan Panaraban.
Kemudian Raja Sanjaya menikahi Sudiwara puteri Dewasinga, Raja Kalingga Selatan atau Bumi Sambara, dan memiliki putra yaitu Rakai Panangkaran.
7. Kerajaan Barus (Abad ke-6 M)
Kesultanan Barus merupakan kelanjutan kerajaan di Barus paska masuknya Islam ke Barus. Islam masuk ke Barus pada awal-awal munculnya agama Islam di semenanjung Arab.
Dalam sebuah penggalian arkeologi, ditemukan Makam Mahligai sebuah perkuburan bersejarah Syeh Rukunuddin dan Syeh Usuluddin yang menandakan masuknya agama Islam pertama ke Indonesia pada Abad ke VII Masehi di Kecamatan Barus.
Kuburan ini panjangnya kira-kira 7 meter dihiasi oleh beberapa batu nisan yang khas dan unik dengan bertulisan bahasa Arab, Tarikh 48 H dan Makam Mahligai merupakan Objek Wisata Religius bagi umat Islam se-Dunia yang Letaknya 75 Km dari Sibolga dan 359 Km dari Kota Medan.
Raja pertama yang menjadi muslim adalah Raja Kadir yang kemudian diteruskan kepada anak-anaknya yang kemudian bergelar Sultan.
Raja Kadir merupakan penerus kerajaan yang telah turun-temurun memerintah Barus dan merupakan keturunan Raja Alang Pardosi, pertama sekali mendirikan pusat Kerajaaannya di Toddang (tundang), Tukka, Pakkat - juga dikenal sebagai negeri Rambe, yang bermigrasi dari Balige dari marga Pohan.
Pada abad ke-6, telah berdiri sebuah otoritas baru di Barus yang didirikan oleh Sultan Ibrahimsyah yang datang dari Tarusan, Minang, keturunan Batak dari kumpulan marga Pasaribu, yang akhirnya membentuk Dulisme kepemimpinan di Barus.
6. Kerajaan Tarumanegara (358-669 M)
Tarumanagara atau Kerajaan Taruma adalah sebuah kerajaan yang pernah berkuasa di wilayah barat pulau Jawa pada abad ke-4 hingga abad ke-7 M. Taruma merupakan salah satu kerajaan tertua di Nusantara yang meninggalkan catatan sejarah. Dalam catatan sejarah dan peninggalan artefak di sekitar lokasi kerajaan, terlihat bahwa pada saat itu Kerajaan Taruma adalah kerajaan Hindu beraliran Wisnu.
Bila menilik dari catatan sejarah ataupun prasasti yang ada, tidak ada penjelasan atau catatan yang pasti mengenai siapakah yang pertama kalinya mendirikan kerajaan Tarumanegara. Raja yang pernah berkuasa dan sangat terkenal dalam catatan sejarah adalah Purnawarman. Pada tahun 417 ia memerintahkan penggalian Sungai Gomati dan Candrabaga (Kali Bekasi) sepanjang 6112 tombak (sekitar 11 km). Selesai penggalian, sang prabu mengadakan selamatan dengan menyedekahkan 1.000 ekor sapi kepada kaum brahmana.
Bukti keberadaan Kerajaan Taruma diketahui dengan tujuh buah prasasti batu yang ditemukan. Empat di Bogor, satu di Jakarta dan satu di Lebak Banten. Dari prasasti-prasasti ini diketahui bahwa kerajaan dipimpin oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358 M dan beliau memerintah sampai tahun 382 M. Makam Rajadirajaguru Jayasingawarman ada di sekitar sungai Gomati (wilayah Bekasi). Kerajaan Tarumanegara ialah kelanjutan dari Kerajaan Salakanagara.
5. Kerajaan Kutai Martadipura (350-400 M)
Kutai Martadipura adalah kerajaan bercorak Hindu di Nusantara yang memiliki bukti sejarah tertua. Kerajaan ini terletak di Muara Kaman, Kalimantan Timur, tepatnya di hulu sungai Mahakam. Nama Kutai diambil . Nama Kutai diberikan oleh para ahli mengambil dari nama tempat ditemukannya prasasti yang menunjukkan eksistensi kerajaan tersebut. Tidak ada prasasti yang secara jelas menyebutkan nama kerajaan ini dan memang sangat sedikit informasi yang dapat diperoleh.
4. Kerajaan Sekala Brak (Abad ke-3 M)
Sekala Brak (Baca: Sekala Bekhak) adalah sebuah kerajaan yang bercirikan Hindu dan dikenal dengan Kerajaan Sekala Brak Hindu yang setelah kedatangan Empat Umpu dari Pagaruyung yang menyebarkan agama Islam kemudian berubah menjadi Kepaksian Sekala Brak, terletak di kaki Gunung Pesagi (gunung tertinggi di Lampung) Yang menjadi cikal-bakal suku bangsa etnis Lampung saat ini.
3. Kerajaan Melayu Tua Jambi (Abad ke-2 M)
Dharmasraya merupakan nama ibukota dari sebuah Kerajaan Melayu di Sumatera, nama ini muncul seiring dengan melemahnya kerajaan Sriwijaya setelah serangan Rajendra Coladewa raja Chola dari Koromandel pada tahun 1025.
Dalam naskah berjudul Chu-fan-chi karya Chau Ju-kua tahun 1225 disebutkan bahwa negeri San-fo-tsi memiliki 15 daerah bawahan, yaitu Che-lan (Kamboja), Kia-lo-hi (Grahi, Ch'ai-ya atau Chaiya selatan Thailand sekarang), Tan-ma-ling (Tambralingga, selatan Thailand), Ling-ya-si-kia (Langkasuka, selatan Thailand), Ki-lan-tan (Kelantan), Ji-lo-t'ing (Cherating, pantai timur semenanjung malaya), Tong-ya-nong (Terengganu), Fo-lo-an (muara sungai Dungun, daerah Terengganu sekarang), Tsien-mai (Semawe, pantai timur semenanjung malaya), Pa-t'a (Sungai Paka, pantai timur semenanjung malaya), Pong-fong (Pahang), Lan-mu-li (Lamuri, daerah Aceh sekarang), Kien-pi (Jambi), Pa-lin-fong (Palembang), Sin-to (Sunda), dan dengan demikian, wilayah kekuasaan San-fo-tsi membentang dari Kamboja, Semenanjung Malaya, Sumatera sampai Sunda.
2. Kerajaan Salakanagara (130-362 M)
Kerajaan ini adalah kerajaan yang pertama di daerah Jawa Barat yang pernah tercatat oleh sejarah. Salakanagara, berdasarkan Naskah Wangsakerta Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara (yang disusun sebuah panitia dengan ketuanya Pangeran Wangsakerta) diperkirakan merupakan kerajaan paling awal yang ada di Nusantara).
Nama ahli dan sejarawan yang membuktikan bahwa tatar Banten memiliki nilai-nilai sejarah yang tinggi, antara lain adalah Husein Djajadiningrat, Tb. H. Achmad, Hasan Mu’arif Ambary, Halwany Michrob dan lain-lainnya. Banyak sudah temuan-temuan mereka disusun dalam tulisan-tulisan, ulasan-ulasan maupun dalam buku. Belum lagi nama-nama seperti John Miksic, Takashi, Atja, Saleh Danasasmita, Yoseph Iskandar, Claude Guillot, Ayatrohaedi, Wishnu Handoko dan lain-lain yang menambah wawasan mengenai Banten menjadi tambah luas dan terbuka dengan karya-karyanya dibuat baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.
Pendiri Salakanagara, Dewawarman adalah duta keliling, pedagang sekaligus perantau dari Pallawa, Bharata (India) yang akhirnya menetap karena menikah dengan puteri penghulu setempat.
1. Kerajaan Kandis (sebelum Masehi)
Kerajaan ini diperkirakan berdiri pada 1 Sebelum Masehi, mendahului berdirinya kerajaan Moloyou atau Dharmasraya di Sumatera Tengah. Dua tokoh yang sering disebut sebagai raja kerajaan ini adalah Patih dan Tumenggung.
Maharaja Diraja, pendiri kerajaan ini, sesampainya di Bukit Bakau membangun sebuah istana yang megah yang dinamakan dengan Istana Dhamna. Putra Maharaja Diraja bernama Darmaswara dengan gelar Mangkuto Maharaja Diraja (Putra Mahkota Maharaja Diraja) dan gelar lainnya adalah Datuk Rajo Tunggal (lebih akrab dipanggil). Datuk Rajo Tunggal memiliki senjata kebesaran yaitu keris berhulu kepala burung garuda yang sampai saat ini masih dipegang oleh Danial gelar Datuk Mangkuto Maharajo Dirajo. Datuk Rajo Tunggal menikah dengan putri yang cantik jelita yang bernama Bunda Pertiwi. Bunda Pertiwi bersaudara dengan Bunda Darah Putih. Bunda Darah Putih yang tua dan Bunda Pertiwi yang bungsu. Setelah Maharaja Diraja wafat, Datuk Rajo tunggal menjadi raja di kerajaan Kandis. Bunda Darah Putih dipersunting oleh Datuk Bandaro Hitam. Lambang kerajaan Kandis adalah sepasang bunga raya berwarna merah dan putih.
sumber:
http://mozaikminang.wordpress.com/
http://ahmadsamantho.wordpress.com/
http://kaskus.us/
http://buaypernong.blogspot.com/
http://en.wikipedia.org/
http://id.wikipedia.org/
http://melayuonline.com/
http://pariwisata.lampung.go.id/
http://mediaranahjaya.blogspot.com/
bilamana ada kesalahan dalam artikel ini mohon diralat, terima kasih.









rajinya lumayan wat tambahan klo ada yg mau cari artikel kesini aja yah.. tukeran link yah.... biar gampang cariNYA
ReplyDeletesiip'' Thanks inpoh nya ^^
ReplyDeleteselamat berjuang & teruskan
ReplyDeleteCoba ada gambar kerajaannya....!!!
ReplyDeletekyaknya banyak yg salah sejarah itu ya,,,
ReplyDeletesalah itu artikelnya,maunya peringkat pertama itu kerajaan KUTAI kalo bkin artikel di lhat dlo donk jngn asal COPAS aja donk loh
ReplyDeleteLalu mengapa kurikulum pendidikan pada mata pelajaran sejarah bahwa kerajaan tertua adalah kerajaan Kutai? Sebaiknya kurikulum perlu dirvisi lagi bahwa ada kerajaan yang lebih tua lagi dari kerjaan Kutai yaitu kerajaan Kandis (sebelum masehi), Kerajaan Salakanagara (130-362 M), kerjaan Melayu Tua Jambi (abad 2 M). Betul???
ReplyDeletejah dikata kutai kerajaan pertama
ReplyDeletemakanya gk selamanya buku pelajaran itu up to date
terkadang berisi informasi basi itu buku pelajaran
terima kasih kepada yg menulis info ini
ReplyDeleteDUH MAS... TOLONG DATANYA DIRISET LAGI...
ReplyDeletekalau mau dirunut dari time line, ga mungkin kerajaan kandis berdiri sebelum masehi...
clue 1. penanggalan masehi didasarkan pada hari kmetian nabi Isa, jadi sudah pasti Nabi Muhammad saw, penyebar Islam belum ada...
clue 2. waliullah seringkali diartikan sebagai keturunan nabi Muhammad, atau ulama penyebar Islam, ex. walisongo
clue 3. dikatakan kerajaan kandis didirikan oleh keturunan dari waliullah yang bernama Islam Iskandar Zulkarnaen. kendati kerajaan tersebut berdiri sebelum Nabi Muhammad sendiri dilahirkan...
Kesimpulan, tidak mungkin kerajaan kandis yang pendirinya anak cucu waliullah telah ada sebelum Masehi, sedangkan Nabi Muhammad sendiri baru terlahir setelah Masehi... Wallahu'alam
Iya nih bnyak ngawurnya, mungkin cm copas tnp penelitian lebih lnjut.. Malas tuh lebih berbahaya dari sekedar bodoh..
Deletengawur nih artikelnya
ReplyDeleteOk. Nt di edit ulang yahh artikelx wajai penulis
ReplyDeletetrnyta bnyk jg nma krjaan yg lom ku kthui y...cba dr awl sklh dh tau sjrhny mkn bsa lbih tau lg sjrh krjaan trtua d indonesia y...
ReplyDeletepnen bngt neeh tau prfil ny lbh lngkp lg...plus gmbar...tp ko g d bhas mslh walisongo yg notabene pling trkn sjrhny d bmi indonesia....??apa ada kaitan ny dgn sjrh islam atau hnya crta aja...??
ReplyDeletekalo ada gambarnya pasti lebih lengkap..
ReplyDeleteupdate lagi bro artikelnya
ReplyDeleteartikelnya banyak ngawur dan tidak ilmiah. sudah ada bukti kerajaan tertua adalah kerajaan hindu kutai abad 4 masehi, sebelum masuknya islam. disana ada bukti prasasti batu dan makan transisi dari hindu ke islam. jadi sebelum masuknya hindu abad ke 4 masehi, bangsa indonesia adalah penganut animisme dan dinamisme.
ReplyDeletemungkin banyak info yang keliru atau krg dianggap akurat tetapi setidaknya semua kita cinta sejarah Indonesia...mari gali terus sejarah Indoesia yang masih terkubur.
ReplyDeletekeliru banget! poin ke 4 skala brak dikatakan dari pagaruyung. kerajaan pagaruyungnya pointnya disini malah tidak ada hehe.. kacau. yang kedua gak salah tuh sejarah kandis disitu kok mirip sejarah minangkabau yang jelas2 pernah berkuasa sampai ke kandis kuantan itu sendiri. Moloyu-dhamasraya itu kerajaan tertua di SUMATERA bukan indonesia pusatnya hulu dan hilir sungai batanghari jambi-sumaterabarat (minangkabau) prasasti kedukan bukit mengatakan minanga. sedang kandis tak pernah disebut2 dalam prasasti. jelas karangan diatas menyesatkan.
ReplyDeletesejarah juga bisa dilihat dari pengaruhnya sekarang. Disini saya kemukakan fakta sekarang yg ada dikandis kuantan riau.
ReplyDelete1. masyarakat yg ada dikandis kuantan itu memakai adat minagkabau (sumatera barat)
2. dialek yg digunakan minangkabau.
3. Kadang menggunakan adat melayu (adanya pengaruh dari kerajaan melayu seberang)
4. budaya randainya khas minangkabau sumbar (tak ada istilah randai kuantan atau melayu itu luas. karna tidak ada randai ditempat lain)
5. bendera adat merah kuning hitam adalah bendera kerajaan pagaruyung sumaterabarat.
6. suku yang dominan suku piliang, chaniago (minangkabau sumbar) dan melayu (pengaruh seberang)
7. tambo kuantan (kandis) aseli tambo tulisan khas minangkabau yg sudah direvisi tentang asal nenek noyang.
8. rumah adat kuantan ini jelas sekali rumah adat minangkabau yg diminimaliskan sdikit. (coba jujur perhtikan lagi rumah tuanya).
9. Daerah kandis kuantan mulai dikenal sejak jayanya malaka -johor -pagaruyung. daerah ini digunakan sungainya untuk hubungan dagang malaka dan pagaruyung.
10. raja pagaruyung terakhir sumaterabarat melarikan diri ke kuantan dan membangun kerajaan baru disana. dikarenakan kuantan memang daerah kekuasaan paguruyung dahulunya. tidakkan mungkin seorang raja membangun kerajaan baru yg bukan di daerah kekuasaanya.
nah sekarang faktanya minangkabau peradaban tertua dismutera juga melayu tidak pernah mencatat adanya kerajaan kandis dalam literatur mereka. jikapun ada kerajaan kandis sudah pasti itu anak kerajaan minangkabau karena latar belakang tersebut diatas (budaya yg dipakai dikuantan budaya minagkabau dan melayu. bisa juga anak kerjaan melayu.
pertanyaanya
bagaimana bisa kandis kuantan itu kerajaan tertua?
azzah_nayla:
ReplyDeleteada kerajaan yang lebih tua lagi dari kerjaan Kutai yaitu kerajaan Kandis (sebelum masehi), Kerajaan Salakanagara (130-362 M), kerjaan Melayu Tua Jambi (abad 2 M). Betul???
buat saudari azzah_nayla jangan mudah terkecoh sesuatu yg tidak jelas tnpa ada bukti2nya.
Betul kata saudara yg diatas saya, bukti yg bisa dipegang paling akurat adalah prasasti.
Kerajaan kandis yg dipaksakan tua ini berada dalam wilayah pinggir riau (melayu) yang penduduknya beradat minang (sumbar). Permasalahan disini sekarang mereka tidak mengakui berdarah minang lalu berusaha mencari jatidiri mereka sendiri. Untuk Riau sumbar jambi dan skitarnya paham akan hal ini tapi tidak untuk daerah lain.
Dimelayu asli sendiri tidak mengerti dan beda sekali budayanya dengan penduduk kuantan (kandis ini)yg 99% beradat minang.
tulisan tentang kandis di copy paste dah kemana-mana lalu digadang-gadangkan untuk mencari dukungan yang jelas mempunyai kepentingan tersendiri.
salam untuk pengarang pertamanya.
sip.kayaknya ada perubahan sejarah sy dah terlanjur lulus S2 sejarah. dengan sejarah yg lama.
ReplyDeleteada kok yang lebih tua.. yaitu Kerajaan Medang Kamulan.. yg konon ada di pulau Jawa.. tp ga tau ada dimana.. ini terkait dengan asal penciptaan huruf Jawa yaitu: Ha - Na - Ca - Ra - Ka dst....
ReplyDeletetp ini klo ga salah loh....
kamulan artinya adalah permulaan
Klo ga salah nama rajanya adalah Prabu Dewata Cengkar.. yang konon katanya suka makan daging manusia...hmm jd inget idiamin dari uganda... dan juga jd inget DR. Hanibal hiii....
ReplyDeletePlato, filosof kelahiran Yunani (Greek philosopher) yang hidup 427-347 Sebelum Masehi (SM). Plato adalah salah seorang murid Socrates, filosof arif bijaksana, yang kemudian mati diracun oleh penguasa Athena yang zalim pada tahun 399 SM. Plato sering bertualang, termasuk perjalanannya ke Mesir. Pada tahun 387 SM dia mendirikan Academy di Athena, sebuah sekolah ilmu pengetahuan dan filsafat, yang kemudian menjadi model buat universitas moderen. Murid yang terkenal dari Academy tersebut adalah Aristoteles yang ajarannya punya pengaruh yang hebat terhadap filsafat sampai saat ini.
ReplyDeleteDengan adanya Academy, banyak karya Plato yang terselamatkan. Kebanyakan karya tulisnya berbentuk surat-surat dan dialog-dialog, yang paling terkenal mungkin adalah Republic. Karya tulisnya mencakup subjek yang terentang dari ilmu pengetahuan sampai kepada kebahagiaan, dari politik hingga ilmu alam. Dua dari dialognya “Timeus dan Critias” memuat satu-satunya referensi orisinil tentang pulau Atlantis.
Bagaimana hubungannya dengan Iskandar Zulkarnain, Iskandar adalah anak dari Raja Makedonia, Fillipus II. Ketika berumur 13 tahun, Raja Filipus mempekerjakan filsuf Yunani terkenal, Aristoteles, untuk menjadi guru pribadi bagi Iskandar. Dalam tiga tahun, Aristoteles mengajarkan berbagai hal serta mendorong Iskandar untuk mencintai ilmu pengetahuan, kedokteran, dan filosofi.
Iskandar Zulkarnain murid dari Aristoteles, dan Aristoteles murid dari Plato. Dari hubungan ini dapat diduga bahwa keturunan Iskandar Zulkarnain yang sampai ke Lubuk Jambi terinspirasi untuk membangun sebuah peradaban/Negara yang ideal seperti Atlantis. Maka mereka membangun sebuah istana dhamna “sebuah replika Atlantis”. Namun semua ini masih perlu pengkajian yang lebih mendalam.
KESIMPULAN
Dari penelitian pendahuluan ini dapat disimpulkan sebagai berikut:
Bukit yang terletak pada 0042’58 LS dan 101020’14 BT diduga sebagai situs peninggalan Kandis yang dimaksudkan didalam tombo/cerita adat.
Kerajaan Kandis diduga sebagai peradaban awal di nusantara.
Kerajaan Kandis merupakan replika dari kerajaan Atlantis yang hilang.
Kesimpulan ini masih bersifat dugaan atau hipotesa untuk melakukan penelitian selanjutnya. Oleh karena itu penelitian arkeologis akan menjawab kebenaran dugaan dan kebenaran tombo/mitos yang ada ditengah-tengah masyarakat.
gak bener sejarah ini..
ReplyDeletekalau mau nulis liat asal usulnya dulu
hehehe..... wah kelitannya seru nih, ty udah share.Btw tp sori gan sebelumnya.... untuk artikel ini refrensinya kok "fail" link yang tercantum kok ga jelas..... tolong di update lg untuk keabsyahan artikel ini, kasian yg baca gan..
ReplyDeletekuru kulum harus di perbaharui untuk
ReplyDeletekuru kulum harus di perbaharui untuk
ReplyDeleteKerajaan tertua nusantara adalah Tanjung Puri Kalimantan selatan
ReplyDeleteyang ngarang pasti orang kandis (kuantan Riau) hehe..
ReplyDeletemaksa boss. ente mah minang sebagian kecil lagi melayu dari malaysia. Peradaban ente lahir setelah meredupnya Kerajaan Besar minangkabau dan melayu trus adopsi kultur. Coba tanya suku nenek anda sebelum nulis beginian, piliang ato caniago? kasian yg mo cari jati diri tapi malah gak nemu-nemu hakhak..
yg tertua tuh kutai
ReplyDeletekalau diskusi hal sejarah pastilah kita berpikiran ilmiah dan objektiv, berikan alasan yang kuat atas pendapat anda dan hargai pendapat orang lain dengan bukti dan argumentasinya. jangan bawa bawa suku dan asal kita sebagai bukti penguat sejarah. ini debat kusir apa?
ReplyDelete
ReplyDeleteTrims..... Artikelnya..... Bagus...
Tambah lagi.......
Mas..... Zulkarnain itu... Memang sebelum nabi muhammad........ Hahaha...... Baca buku yang lain juga, jangan yang ter jemahan aja....
YANG PALING TUA ITU YA...EMBAHKU.....EMBAH NABI ADAM......HEHEH GITU AJA KOK REPOT........
ReplyDeleteSecara pribadi saya menghargai upaya untuk memberikan informasi oleh penulis ini, meskipun saya tidak langsung menjadikannya sebagai referensi, saya pun tidak akan berpikir untuk mencela, karena saya tidak memiliki argumentasi yang lebih baik.
ReplyDeleteMungkin kita harus belajar menghargai orang lain, karena kita sendiri belum tentu lebih hebat.
Untuk penulis, saya berterima kasih. Minimal saya memiliki bahan acuan untuk searching kerajaan2 yang anda tulis untuk crosscheck datanya.
yg paling tua alien, yg nurunin jejak di bumi
ReplyDeleteKerajaan tertua di daratan Sumatra adalah Sriwijaya dari abad 7 M, ini berdasarkan adanya bukti sejarah prasasti dan candi yang ada, kalau kerajaan Kandis hanyalah mitos, tidak ada bukti. Yang ngawur lagi, Kandis dikatakan berasal dari anak cucu Alexander The Great (itu kan mitos orang Minang yang katanya keturunan Alexander), yang jelas sejarah bumi Sumatra sebelum kedatangan Islam minim, apalagi sejarah bumi Minang dan Melayu. Ini yang harus kita pelajari dan telusuri, jangan ngomong sejarah kalau cuma dari bukti lisan.
ReplyDeleteMari kita hargai dan lestarikan budaya dan peninggalan nenek moyang, jangan dihancurkan.
kawan lanjutkan!!!
ReplyDeletejangan kau pedulikan omongan orang.
apapun hasilnya yg pasti aku apresiasi artikelmu,,,
n untuk yg lainnya mari kita galih sejarah daerah kita masih2.oke broo,,,
Dari pada banyak debat mending cari data ini kerajaan lagi aja.., supaya lebih valid. Ga usah nyalahin penulis lah....
ReplyDeleteklo berdasarkan peninggalan candinya yang tertua adalah kerajaan Nan Sarunai. Candinya bernama Candi Agung, th 1996 pengujian terhadap sampel arang menunjukan tahun pembuatan kisaran 242-226SM. kerajaan ini hancur akibat serbuan dari Majapahit Abad 13. Ini Kerajaan paling tua dan paling lama eksis (anggap saja kerajaan ini berdiri bersamaan dengan candinya, berarti kerajaan ini eksis 1000 th..wah gila bener)....mau tau lebih banyak gogling aja!
ReplyDeleteUntuk Indonesia bolehlah Kutai yang tertua, tapi untuk di Kalimantan..kutai menduduki urutan ke 3. Nan Sarunai dan Tanjung Puri masih lebih tua. Kerajaan Tanjung Puri pernah disinggung oleh Itsing sebagai kerajaan yang memberi suaka terhadap pelarian Kerajaan Sriwijaya. Kedua kerajaan ini bertetangga tetapi rukun, tidak ada catatan atau tutur dalam syair kuno yang menyatakan mereka pernah berperang. Kedua Kerajaan ini cikal bakal kerajaan Daha, Kuripan, Banjar dan Suku Banjar sekarang.
ReplyDeleteAda Beberapa Etnis di Madagaskar sekarang yang diduga keturunan dari pelaut-pelaut Kerajaan Nan Sarunai. Etnis-etnis ini menggunakan bahasa yang sama dengan suku dari Kerajaan Nan Sarunai yaitu Bahasa Dusun terutama Dusun Manya'an
ReplyDeleteMendekati masa kehancuran Kerajaan Nan Sarunai ada satu tokoh yang terkenal Sakti dan patriotis yaitu Patih Lambung Mangkurat yang namanya diabadikan untuk nama Universitas di Kota Banjarmasin. Wilayah Kerajaan Nan Sarunai terletak diperbatasan KalTeng, KalSel, dan KalTim. Etnis Kerajaan Nan Sarunai adalah Dayak Meratus (Dayak Dusun), Terutama sub suku termuda yaitu Manya'an (=naik keatas/migrasi ke hulu). Pegunungan Meratus terbentang dari laut jawa terus menyisir sepanjang pantai timur kalsel sampai ke kaltim. Pegunungan Meratus dipercaya oleh orang Dayak kalTeng, KalSel, dan KalTim sebagai tempat bersemayam para dewa dan para leluhur hingga sekarang.
ReplyDeletebanyak mengandung mitos tapi bagus untuk di kembangkan karena masih banyak missing link peradapan budaya di sumatra kalau untuk jawa dan kalimantan agak jelas penanggalan dan tahun nya dari peninggalan raja2 jawa dan kutai, kalau di sumatra khusus nya melayu tatanan budaya ada mata rantai yang saling tumpang tindih tapi seolah berdiri sendiri seperti sejarah melayu kuno beda dengan sriwijaya yang mempunyai catatan peninggalan yang bertanggal dan tahun dalam bahasa sangsekerta tapi peradapan sumatra dan tatanan budaya nya sebelum sriwijaya sudah ada memang terlihat dari ciri ciri dan pola budaya melayu
ReplyDeletegak ngerti saya mas
ReplyDeletedan rasanya ini kurang lengkap tolong yua dilengkapi. jika udah lengkap saya brows lagi dan saya liat klo udah bagus saya sebarin temen2 fb trus cari ni bloggernya
tipikal orang indonesia. Lemah kalau bikin sesuatu yang ilmiah. Sesuatu yang ilmiah itu harus lengkap data-datanya. kalau masih dari `hikayat`, `cerita rakyat`, dan `cerita turun temurun` jangan dilabeli ilmiah.
ReplyDeletesejarah kerajaan hanya dicatat dalam bentuk TERTULIS, kalau ga ada maka itu masih spekulasi. bukti tertulis tertua kerajaan indonesia itu ada pada kerajaan Kutai.
Kerajaan tertua di Indonesia adalah kerajaan Lenteng yang memiliki raja bernama Anton Alexander the geat,klu gk percaya,coba Malian baca Dan telusuri lg sejarah kerajaan di nusantara.
ReplyDeleteParuik ang pika an yuang,lai ka Makan ang bisuak ko !,,
ReplyDeleteini info kayaknya asal2 deh,, gak hati2 nulisnya... gak mungkin islam masuk di kerajaan barus... islam masuk di kerajaan Peureulak dan berkembang di kerajaan Jeumpa dan samudra pasai pertama sekali,,,
ReplyDeleteterus dikatakan adanya islam masuk di kerajaan salaek brak pada abad 3 m,,, itu gak mungkin . karna Nabi Muhammad SAW lahir aja pada tahun 571 masehi.... tolong dibenahi lagi ya.. hehehe.. semangat oke... kita pasti bisa kok.. jgn marah ya....
This comment has been removed by the author.
ReplyDeletea
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDeleteada yg rancu dgn penanggalan kerajaan2x dinusantara. Terkait politik penjajahan eropa.
ReplyDeleteMayan buat nambah pengetahuan sejarah ...
ReplyDeleteӀ'm really enjoying the design and layout of your blog. It's a very easy on the eyes whiсh makеs it muсh
ReplyDeletemorе pleasаnt for me to cοme herе and ѵіsit more oftеn.
Did you hirе out а desіgner to cгеate your theme?
Outstanԁing work!
Аlso vіsіt my pagе: simply click the following website page
I am extrеmеly іnspіred tοgеtheг with
ReplyDeleteyοur ωriting abіlіtіes aѕ nеatly аs with the lаyout for yοur
weblog. Is this a pаid theme or did you customize it yourself?
Еithеr way keep up the eхcellent quality writing, it is
гare tο ρeer a nice ωеblog like
thіs оne toԁаy..
Also visit my homepage - synthetic steroids
My page > steroids and athletes
Infonya ngacooo..
ReplyDeleteYg nimbrung juga banyak yg ngacoo..
Jgn pd lgsg ngasal lah. dangkal
You аctually mаκe it ѕeem sο
ReplyDeleteeasу wіth youг ρresеntation but I finԁ thiѕ topic tο
be really somеthing which I think I woulԁ neνer underѕtanԁ.
It sеemѕ too complex and very broad foг
me. Ӏ'm looking forward for your next post, I'll trу tо get thе hang of it!
Fеel freе to surf to my web ѕitе visit this web page link
my web page :: http://www.hcg-injections.com
Makasih
ReplyDeletekatanya 7 buah prasasti batu peninggalan kerajaan TARUMANEGARA .. tpi ko cma 6 nihh gann ,??? 1 lagi kmana ,.???
ReplyDelete